HUBUNGAN BAKAT, MINAT DAN KARIR
A.
Pengertian Bakat, Minat, Potensi, Kemampuam, dan
Prestasi
-
Bakat
Bakat adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh
seseorang dimana kemampuan tersebut sudah melekat dalam dirinya dan dapat
digunakan untuk melakukan hal-hal tertentu dengan lebih cepat dan lebih baik
dibandingkan dengan orang biasa.
-
Minat
Minat ini merupakan dorongan atau keinginan dalam
diri seseorang pada objek tertentu. Contohnya seperti, minat terhadap
pelajaran, olahraga, atau juga hobi.
-
Potensi
Potensi diri merupakan kemampuan atau kekuatan
diri seseorang baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, akan tetapi
belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal oleh seseorang.
Kata potensi berasal dari serapan dari bahasa Inggris, yaitu potencial.
-
Kemampuan
Kemampuan adalah kapasitas seorang individu
untuk melakukan beragam tugas dalam suatu pekerjaan. Kemampuan adalah sebuah
penilaian terkini atas apa yang dapat dilakukan seseorang.
-
Prestasi
Prestasi berasal dari bahasa Belanda yang
artinya hasil dari usaha. Prestasi diperoleh dari usaha yang telah dikerjakan.
Dari pengertian prestasi tersebut, maka pengertian prestasi diri adalah hasil
atas usaha yang dilakukan seseorang.
B. Cara Mengetahui Bakat
dan Minat Hingga Menjadi Prestasi
1. Cari tahu apa impian Anda
Cara
pertama untuk mengenali potensi diri adalah dengan mengetahui apa impian Anda.
Boleh-boleh saja punya banyak impian, namun sebisa mungkin fokuslah pada impian
yang terbesar.
Ketika anda
yakin memiliki potensi yang sesuai minat, selanjutnya anda tahu harus bagaimana
mengembangkannya
2. Ketahui apa
yang Anda sukai
Menjadi orang sukses tak harus
cemerlang dalam akademis atau memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Terkadang
Anda cukup tahu apa yang Anda sukai, lalu maksimalkan potensi diri pada bidang
tersebut.
Seperti Bill
Gates misalnya yang tidak terlalu cemerlang dalam dunia akademis. Namun ia
sangat tertarik dengan komputer setelah membaca artikel yang terkait dengan
itu. Langkah selanjutnya, Bill pun memilih mempelajari dan menekuni perangkat
lunak komputer hingga mencapai kesuksesan.
Mungkin Anda
memiliki hobi menggambar, memasak, menulis atau apa pun itu. Mungkin juga hobi
Anda terlihat remeh. Namun ingat, jangan pernah meremehkan sebuah hobi.
Dalam hobi
Anda, terletak potensi diri yang luar biasa. Jika Anda jeli memaksimalkannya,
maka hobi itu pun bisa menjadi sumber keberhasilan yang tidak pernah Anda sangka
sebelumnya. Potensi mudah berkembang ketika kita melakukan hal-hal yang kita
sukai.
3. Kenali
kelebihan dan kekurangan diri
Untuk bisa
dengan mudah menggali potensi diri, Anda juga perlu mengenali kelebihan dan
kekurangan Anda sendiri. Mulailah dengan membuat daftar berisi kelebihan dan
kekurangan. Lalu amati dan pahami kekuatan dan kelemahan Anda, agar Anda tahu
di mana potensi sesungguhnya.
Jika Anda
kesulitan membuat daftar kelebihan dan kekurangan, Anda bisa bertanya kepada
orang lain. Dengan demikian, kemungkinan besar Anda akan menemukan hal-hal yang
selama ini tidak pernah Anda sadari.
Namun jangan
mudah tersinggung ketika orang lain menunjukkan di mana kekurangan Anda. Tak
ada seorangpun yang sempurna. Jadi belajarlah menerima masukan dengan lapang dada
untuk perbaikan diri di masa depan.
4. Berani
menghadapi kegagalan
Selanjutnya
setelah Anda mengenal dan memahami diri sendiri, maksimalkan kekuatan mental
dengan berani menghadapi kegagalan.
Banyak orang
menganggap kegagalan sebagai akhir sebuah perjuangan, padahal kegagalan
sebenarnya adalah awal sebelum datangnya keberhasilan itu sendiri. Cara kita
menyikapi kegagalan itulah yang akan menentukan seberapa suksesnya kita.
Kegagalan
seharusnya tidak menghalangi anda dalam menggali dan mengembangkan potensi
diri. Anda harus mampu mengubah cara pandang terhadap kegagalan dengan
menjadikannya kewajaran. Ketika anda bisa menerima kegagalan dan melihatnya
sebagai suatu yang wajar, maka anda tidak akan tidak takut gagal. Justru
kegagalan menjadikan pribadi anda jauh lebih kuat
5. Coba hal-hal baru
Untuk optimalisasi potensi diri, jangan takut mencoba
hal-hal baru. Mungkin saja diantara hal-hal yang Anda pelajari itu, terletak
kekuatan Anda sesungguhnya. Maka dari itu, jangan ragu membuka wawasan dan
pengetahuan akan banyak hal di sekitar Anda.
Berani mencoba hal-hal baru juga membawa manfaat yang
positif, seperti :
-
Mampu
mengatasi ketakutan
-
Mendapatkan
teman atau relasi yang baru
-
Menghargai
diri sendiri
Ingin sukses? Jangan batasi potensi diri. Tidak ada
kesuksesan tanpa berani mencoba hal-hal yang baru.
6. Jangan takut berbeda
Memiliki potensi diri atau kemampuan yang berbeda
dengan orang lain, biasanya akan mengecilkan nyali Anda. Jangan ragu
menunjukkan dan mengembangkannya selama itu positif. Berbeda toh bukan berarti
salah.
Misalnya Anda menyukai dunia jurnalis, sedangkan
teman-teman dalam komunitas Anda lebih menyukai olahraga. Jangan takut berbeda.
Jangan takut dicap aneh atau nyeleneh. Justru Anda akan terlihat unik lalu
maksimalkan kemampuan Anda itu.
Berani berbeda akan berdampak positif bagi Anda,
karena Anda akan terus mengembangkan potensi diri dan berani menjadi diri
sendiri.
7. Miliki motivasi yang kuat
Untuk mencapai prestasi, Anda perlu memiliki motivasi
yang kuat. Motivasi ini yang nantinya akan membangkitkan semangat Anda dalam
mencapai karya terbaik.
Anda bisa membaca kisah orang-orang sukses atau tokoh
yang Anda gemari. Mereka pun berhasil meraih kesuksesan karena memiliki
motivasi yang kuat dalam hidupnya.
Lalu bagaimana menumbuhkan motivasi dalam diri kita?
Coba lakukan cara sederhana ini.
-
Belajarlah
fokus dan membuat susunan target yang jelas untuk meraih prestasi
-
Catat
perkembangan Anda sehingga Anda tahu seberapa jauh Anda melangkah
-
Belajar
dari kegagalan sebelumnya
8. Tentukan tujuan Anda
Sepertinya mustahil Anda meraih sebuah prestasi tanpa
tujuan yang jelas. Misalnya ingin menjadi ilmuwan. Itu adalah tujuan yang umum.
Anda perlu menentukan tujuan spesifik juga. Ilmuwan dalam bidang apa? Ilmuwan
yang bagaimana?
Tentukan tujuan secara spesifik, agar Anda tahu apa
goal Anda dalam hidup ini. Agar Anda bisa mengembangkan potensi juga ke arah
yang lebih tepat. Setelah tujuan ditetapkan, langkah selanjutnya:
-
Membuat
perencanaan kecil yang mendukung, atur secara bertahap seperti mingguan,
bulanan, tahunan hingga tercapai tujuan itu sendiri
-
Atur
prioritas dalam daftar perencanaan kecil tadi, agar tidak berbenturan dan
menjadi tidak efektif
-
Review
daftar Anda, apakah semua berjalan sesuai rencana atau tidak
-
Jika
tidak berjalan dengan baik, lakukan revisi daftar dan sesuaikan dengan kondisi
yang ada, lalu kerjakan lagi seperti semula
